Selasa, 25 Mei 2021

MEMAHAMI

“Karya baik menurut gue adalah yang bisa me-represent tanpa harus ngajarin”

Memahami kalimat di atas, saya mendapat kesimpulan bahwa bisa saja sebagian orang ingin mengajari suatu hal kepada orang lain tanpa lewat ‘pengajaran’ yang langsung. Sehingga si penerima pelajran harus bisa menangkap pelajaran itu secara mandiri, dia harus cermat melihatnya, mengambil sesuatu yang berharga dari sebuah kejadian.

Dengan metode sepeti ini bisa saja hal yang dipelajari maknanya atau pemahamannya  bisa menjadi lebih luas dari pengajaran secara langsung.

Belajar

Contohnya, perdebatan netizen di internet itu memang menjengkelkan, ditambah suka memanjang seakan gak ada habisnya. Hal ini biasa bermula dari saling kurang respect antara yang satu dengan yang lain.

Bila posisi mu sebagai pihak ke-3, yang gak ikut dalam perdebatan tiada ujung itu, kamu bisa perhatikan apa yang menyebabkan itu kejadian. Perbedaan pendapat dan pemikiran setiap orang itu secara natural pasti berbeda, namun perbedaan tak semestinya membawa pertikaian, yang tadinya harusnya saling share opini atau pendapat tapi malah menjadi ajang caci maki.

Yang suka membuat debat memanjang dan tidak kondusif adalah mereka yang kurang respect dan nampak meremehkan pendapat orang lain. Jadi lain waktu bila kamu saling mengutarakan pendapat di sosmed atau kontak langsung, pastikan tidak melakukan hal diatas.

Balik lagi ke ungkapan diatas ‘karya yang baik adalah yang bisa me-represent tanpa harus ngajarin’. Karya, kata ini bisa lo jadikan sebagai metafora sehingga bisa kita ambil makna yang lebih luas lagi. Kalau tadi gue artiin karya itu sebagai suatu ‘kejadian’ , yap sebuah karya dari tingkah laku manusia ketika mereka kontak dengan manusia lainnya.

So, pastiin lo termasuk gue terus mengasah indra kita biar lebih cermat lagi buat mengambil dari setiap kejadian disekitar kita, yang bikin haru, yang bikin kesel , marah, iba, dari sekedar obrolan bersama teman ditemani kopi dan dari apapun itu. Bila kita dapat mengambil pelajran dari suramnya beberapa momen yang pernah lo lalui, rasanya seperti mendapatkan emas dibalik pekatnya lumpur.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar